Kredit Pintar, Bukan Sekedar Pinjaman Uang Online Biasa

Pinjaman uang online terus tumbuh beberapa tahun terakhir ini. Kehadirannya sangat membantu semua entitas yang membutuhkan pinjaman cepat tanpa proses berbelit. Salah satu pinjaman tunai online terbaik adalah Kredit Pintar. Nah, ini keunggulannya.

Salah satu keuntungan hidup di jaman internet adalah merasakan berbagai kemudahan. Ada banyak pengalaman hidup yang tak terbayangkan sebelumnya. Tentu saja bila dibandingkan dengan era di mana internet masih belum sepopuler seperti saat ini.

Saya mengalami masa-masa itu, saat di mana saya harus melakukan banyak hal secara konvensional. Sebut saja seperti mengantri di loket pembayaran untuk sekedar bayar tagihan listrik, telepon dan PAM setiap bulan. Atau, saya harus membangunkan tetangga sebelah rumah untuk minta bantuan antar ayah ke rumah sakit karena belum tersedia layanan transportasi online seperti sekarang. 

Ya, semua berubah sejak internet hadir dan semakin terjangkaunya harga smartphone. Apa pun kebutuhanannya, kini bisa didapatkan dengan mudah hanya dengan memainkan jari jemari di layar smartphone sembari leyeh-leyeh di tempat tidur atau malah dari kamar mandi.

Dalam perkembangannya, kemudahan itu pun merembet pula pada jasa keuangan. Lihat saja, orang-orang kini tak lagi kesulitan melakukan transaksi keuangan dari transfer uang, melakukan pembayaran hingga mengakses permodalan (kredit atau pinjam uang). Semua serba mudah, online dan real time.

Bahkan dalam hal permodalan telah terjadi banyak anomali.  Sejak hadirnya perusahaan keuangan berbasis teknologi (Fintech), terutama Peer-to-Peer Lending atau penyedia pinjaman uang online, bank-bank konvensional dan koperasi simpan pinjam nampaknya tidak lagi mendominasi sebagai sumber kredit dan permodalan. 

Orang-orang sudah cenderung memanfaatkan Fintech P2P ini karena berbagai keunggulan yang ditawarkannya. 

chart fintech

BISNIS FINTECH DI INDONESIA

Diolah dari berbagai sumber

30%

Payment, clearing dan settlement

Layanan sistem pembayaran yang diselenggarakan oleh industri perbankan dan Bank Indonesia

11%

Lain-lain

Fintec lain dalam sektor keuangan 

7%

Finance Planning

Platform manajemen resiko dan investasi yakni fintech yang memberikan layanan perencanaan keuangan dan platform e-trading dan e-insurance

8%

Crowdfunding

Platform pendanaan bagi yang membutuhkan dana untuk pengembangan usaha dari beberapa orang.

11%

e-aggregator

Platform yang menggumpulkan dan mengolah data yang bisa dimanfaatkan konsumen untuk membantu pengambilan keputusan

24%

Lending

Platform yang mempertemukan pemberi pinjaman (investor) dengan para pencari pinjaman uang online dalam satu platform.

Fintech Pinjaman Uang Online Terus Tumbuh

money2
money3
money5

Beberapa tahun terakhir ini, pertumbuha Fintech Peer-to-Peer Lending sangat cepat di Indonesia. Bak jamur di musim penghujan, dari awalnya hanya beberapa gelintir saja kini jumlah perusahaan yang bergerak dalam sektor ini semakin banyak. Hingga awal tahun 2021, P2P Lending yang terdaftar dan memiliki ijin di OJK telah mencapai 148 perusahaan. Jumlah realisasi penyaluran pinjaman pun tidak hanya milyaran rupiah saja, namun telah mencapai ratusan trilyun rupiah di seluruh Indonesia.  

Suka tak suka, kecepatan pertumbuhan fintech lending ini pun menggoyang dunia kredit di Indonesia. Fintech Lending pun mendadak menjadi bagian tak terpisahkan dalam tata perekonomian digital nasional dan menjadi salah satu sumber pembiayaan baru di masyarakat, di luar bank dan leasing. 

REALISASI PENYALURAN PINJAMAN FINTECH P2P LENDING

Data OJK dan diolah dari berebagai sumber

Hadirnya Fintech Lending ini memang memberikan angin segar dan disambut positif masyarakat. Alasanya sangat sederhana yakni menawarkan kemudahan-kemudahan tersendiri bila dibandingkan ketika pinjam uang ke bank atau ke koperasi-koperasi simpan pinjam konvensional pada umumnya.

Sepertinya sudah menjadi pengetahuan umum kalau pinjam uang di bank atau koperasi simpan pinjam biasanya membutuhkan waktu yang cukup lama dalam pencairannya.Biasanya seminggu, bahkan bisa lebih. 

Pengalaman ini pun saya alami sendiri ketika dulu mengajukan pinjaman ke bank untuk tambahan modal usaha. Seingat saya, saat itu saya harus melalui proses yang ketat dan membutuhkan waktu tak kurang dari 2 (dua) minggu.   

Hal ini tidak bakal ditemui bila seseorang mengajukan pinjaman uang online melalui perusahaan Fintech P2P Lending karena umumnya menerapkan kebijakan approval yang relatif lebih cepat, bahkan bisa teralisasi dalam hitungan jam saja. Namun tak hanya itu, dibanding bank, pinjaman uang online juga mempunyai berbagai kelebihan lainnya di samping kekurangan, tentu saja.

Nah, berikut ini beberapa perbandingan kelebihan dan kekurangan secara umum bila seseorang mengajukan pinjaman uang melalui bank dan online melalui perusahaan-perusahaan lending. 

 

Secara umum proses kredit mellaui bank membutuhkan waktu 1-2 minggu. Itu pun bila persyaratannya lengkap. Bila tidak, waktu yang dibutuhkan bisa lebih lama lagi. 

Lamanya proses bank ini dipersingkat oleh Fintech dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi. Pengajuan cukup dengan mengisi formulir online, lalu verifikasi dan pengecekan pun dilakukan via online atau telpon.

Lamanya proses ini dipersingkat di perusahaan Fintech Lending yang secara umum bisa menyetujui dan mencairkan pinjaman dalam hitungan jam. Paling lambat adalah sampai dengan 2 atau 3 hari sejak pengajuan.

Seseorang harus menyediakan banyak dokumen bila meminjam uang melalui bank. Ini normal karena terkait dengan regulasi yang memang ketat. Alasannya karena bank menerima dana dari masyarakat. Itu pertimbangan utamanya.

Nah, pengajuan pinjaman uang online melalui Fintech Lending lebih simple, tidak meminta dokumen serumit dan sekompleks bank. Proses pengajuan umumnya hanya membuthkan beberapa dokumen primer. Itu pun cukup di upload melalui website, tidak membutuhkan tatap muka atau kunjungan petugas.

Simpelnya dokumen dan persyaratan yang dibutuhkan oleh Fintech Lending ini erat hubungannya dengan sumber dana. Berbeda dengan bank, Fintech tidak menerima dana dari masyarakat sehingga resiko kerugian ditanggung oleh mereka sendiri.

Umumnya, pengajuan pinjaman uang melalui Bank bisa dipastikan mensyaratkan adanya riwayat kredit. Maksudnya, seseorang yang ingin mengajukan pinjaman harus sudah pernah mengajukan pinjaman di tempat lain. Artinya, track record-nya harus terlihat di BI checking.

Ini berbeda dengan pinjaman uang online melalui Fintech yang umumnya tidak mewajibkan peminjam harus memiliki riwayat kredit. Tidak dibutuhkannya track record kredit (BI Checking) ini karena Fintech memanfaatkan informasi Big Data dari berbagai sumber untuk mengevaluasi kemampuan bayar (credit worthiness) peminjam.

Jadi, orang yang belum pernah punya pinjaman sekalipun bisa mengajukan pinjaman uang online karena Fintech mengandalkan informasi lain selain riwayat kredit.

Bunga barangkali menjadi kekurangan bila seseorang memutuskan pinjam uang online melalui Fintech.

Dengan berbagai alasan dan pertimbangan seperti sumber dana, kemudahan proses, dan resiko gagal bayar peminjam, umumnya Fintech menawarkan suku bunga lebih tinggi dibandingkan bank.

Tapi menurut saya ini win-win solution.

Kekurangan lain bila sesorang mengajukan pinjaman uang online melalui Fintech Lending adalah jumlah pencairan relatif lebih kecil dibandingkan bank.

Pembatasan ekposure pinjaman.ini sangat beralasan terutama terkait dengan pengelolaan resiko dan kemudahan proses yang ditawarkan. Hal lain juga disebabkan karena sumber pendanaan Fintech tidak sebesar perbankan.

Setidaknya alasan-alasan itu untuk kondisi kekinian, karena secara teknis bisa saja berubah menyesuaikan keadaan seperti di negara lain, sebut USA, Inggris dan China, di mana plafond pinjaman Fintech sudah setara bank.

#JadiBerani
Mengajukan Pinjaman Uang Online

Perlu diakui bahwa walalupun pertumbuhan pinjaman uang online terus meningkat setiap tahun, namun ada entitas yang masih takut untuk mengajukannya. Ini tak lepas dari stigma negatif pinjaman uang online yang konon melakukan berbagai cara dalam melakukan penagihan bila peminjam gagal bayar. Menurut saya itu bisa saja terjadi kalau seseorang mengajukan pinjaman uang online namun melalui Fintech yang tidak terdata secara resmi di OJK. Jika tidak terdaftar di OJK maka pinjaman online tersebut “abal-abal” alias “ilegal” yang bisa melakukan hal merugikan pada peminjam.

hand with money

Ini berbeda dengan pinjaman uang online yang legal. Sepengetahuan saya, pinjaman uang online legal terikat dengan POJK 77 (Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No 77) yang menjadi hukum kredit online di Indonesia. Salah satu pasalnya mengatur hal-hal seperti itu, sebut saja seperti pasal 29 yang mengatur kewajiban perusahaan penyelenggara pinjaman online. 

Intinya, penyelenggara wajib menerapkan prinsip dasar perlindungan pengguna seperti transparansi, perlakuan yang adil, keandalan, kerahasiaan dan keamanan data serta penyelesaian sengketa pengguna secara sederhana, cepat, dan biaya terjangkau. 

Sebenarnya dalam POJK77 ini terdapat pasal-pasal lain yang memberi jaminan perlindungan bagi seseorang saat mengajukan pinjaman uang online. Dengan kata lain, sebenarnya pinjaman uang online itu aman karena hak-hak peminjam pun dilindungi undang-undang. Harusnya masyarakat #JadiBerani untuk menggunakan layanan ini.

Hutang tetaplah hutang. Pemberi pinjaman tetap akan menagihnya. Analoginya itu sama dengan pemutusan sambungan listrik, telepon, PAM dan sebagainya bila pelanggan tidak membayar biaya pemakaian bulanan. Menurut itu wajar. 

Ada baiknya untuk membaca segala persyaratan yang diberikan oleh penyelanggara pinjaman uang online sebelum memutuskan. Kalau sudah memahami segala resikonya, maka baru memutuskan. Satu hal lagi, resiko akan sangat diminimalisir bila memutuskan menggunakan pijaman uang online yang legal, seperti Kredit Pintar, misalnya.

hand 2

Kredit Pintar,
Bukan Sekedar Pinjaman Uang Online Biasa

Beberapa bulan waktu lalu ketika masih di Yogya, kakak ipar saya membutuhkan dana segera untuk membayar barang dagangan. Ia kekurangan modal karena ada beberapa pelanggan yang belum melakukan pelunasan pembelian sangkar burung yang diproduksi kakak saya. 

Sebenarnya kebutuhanya tidak banyak, hanya dua jutaan. Namun karena saat itu saya tidak mempunyai simpanan sejumlah itu, maka saya sarankan untuk mengajukan pinjaman online ketimbang melalui bank atau koperasi. Dan saat itu saya sarankan agar kakak mengajukan pinjaman uang online melalui aplikasi Kredit Pintar. 

Awalnya kakak ipar saya memang kuwatir dengan dengan pemberitaan, namun saya memberi gambaran yang sepadan. Dia pun bertanya, kenapa Kredit Pintar bukan yang lain. Bukankah ada banyak Fintech yang fokus pada penyaluran kredit online.

Lalu saya coba jelaskan beberapa hal bahwa Kredit Pintar yang merupakan portofolio dari PT. Kredit Indonesia ini adalah salah satu penyelenggara pinjaman online terpercaya di Indonesia.

Disebut terpercaya, karena perusahaan fintech yang berdiri tahun 2017 ini adalah P2P lending yang kediriannya telah terdaftar di OJK (Nomor Ijin KEP -83/D.05/2019) serta telah menjadi anggota Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI). Nah, karena terdaftar di OJK maka dengan sendirinya Kredit Pintar adalah pemberi pinjaman uang online resmi dan legal yang tunduk pada peraturan pemerintah.

Namun tidak hanya legal dan resmi saja, saya bilang ke kakak saya kalau Kredit Pintar juga memiliki fitur dan keunggulan tersendiri dibanding fintech lainnya.

Mockup Kredit Pintar

Persyaratan Mudah dan Pencairan Cepat

Proses pengajuan pinjaman uang online di Kredit Pintar relatif mudah dan cepat. Dalam praktiknya, pinjaman 5 menit cair. Selain itu, persyaratan yang dibutuhkan juga simple. Yang menarik adalah Kredit Pintar tidak membutuhkan slip gaji/penghasilan seperti yang berlaku di tempat lain.

Lihat Syarat

Syarat Mengajukan Pinjaman Uang Online di Kredit Pintar

Dokumen yang Diperlukan

Lain-Lain

Aman

Sebagai penyelenggara pinjaman uang online yang legal dan diawasi oleh di OJK, Kredit Pintar menjamin kerahasiaan data peminjam dan tidak membagikan kepada pihak lain. 

Limit Pinjaman Besar, Suku Bunga Rendah dan Tanpa Jaminan

Pinjaman hingga 20 juta rupiah dan menerapkan kebijakan suku bunga tahunan rendah dibanding yang lain yakni tak lebih dari 11%. Dan yang perlu dicatat adalah pengajuan pinjaman TANPA JAMINAN apa pun.

Biaya Admin Rasional

Kredit Pintar memberlakukan biaya admin yang rasional yakni 5% hingga 15% tergantung jumlah pinjaman dan tenor, tanpa biaya lain-lain lagi.

Fleksiblel

Tenor cicilan dari 91 hari hingga 360 hari dengan metode pembayaran cicilan yang variatif dari mulai transfer bank (BCA, BRI, Mandiri, BNI, Alfa Group hingga mellaui virtual account.

download aplikasit

Download Aplikasi

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mendownload aplikasi Kredit Pintar. Saat ini, aplikasi ini hanya bisa didownload di Google Play Store atau langsung di link berikut ini.

Masukkan Nomor dan verifikasi

Registrasi

Lakukan registrasi dengan dengan memasukkan nomer handphone dan verifikasi dengan memasukan OTP yang dikirimkan melalui SMS

Lengkapi data diri

Lengkapi Data Diri

Lengkapi data diri dengan mengisi formulir yang disediakan dan mengunggah semua data yang dibutuhkan. Tunggu proses verifikasinya saampai selesai.

Apply Pinjaman

Apply Pinjaman

pilih produk pinjaman yang dikehendaki. Bila memenuhi syarat, pinjaman akan cair dan langsung masuk di rekening pribadi kurang dari 24 jam. Pencairan bisa dilihat dari notifikasi.

Agar semakin percaya bahwa semuanya akan baik-baik saja, saya juga bilang ke kakak kalau Kredit Pintar ini penyelenggara pinjaman uang online yang paling banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Buktinya, aplikasi Android Kredit Online telah diunduh lebih dari 10 Juta kali, mendapat rating 4.7 dan pernah berada di ranking #1 di Google Play Store untuk kategori Top Free Finance.

Seperti halnya rangking di Google Play Store, Kredit Pintar juga menjadi yang terbaik di antara perusahaan-perusahaan Fintech Lending di Indonesia. Ini  juga dibuktikan dengan kinerja perusahaan sejak berdiri hingga saat ini yang telah menyalurkan pinjaman trilyunan rupiah serta telah mendapat berbagai penghargaan prestisius. 

Award for Pioneer AI Technology Category Fintech Lending for Indonesian Fintech and Blockchain 2019 dari Warta Ekonomi

Award for Innovation in Consumer Products & Services, Kredit Pintar, the Rise of AI on Promoting Financial Inclusion dari Asia Pacific Stevie Award

Award for Reliable Financial Technology from Indonesia Excellence Business Award 2019 dari Penghargaan Indonesia

Award for The Most Trusted Technology Company in Digital Payment of the Year 2019, Indonesia Excellence Quality Award 2019

TOP BRAND Award dalam kategori Online Financing dari Frontier Group

REWARD

Download Aplikasi Kredit Pintar
dan #JadiBerani Ajukan Pinjaman Kapan pun Juga

Pinjaman kakak ipar saya di Kredit Pintar sudah lunas karena cuman ambil tenor 3 bulan dan tak ada masalah berarti dalam perjalanan angsurannya. Ia cerita kalau sangat tertolong karena bisa mendapatkan dana fresh secara cepat di saat yang urgen dan dibutuhkan serta tanpa jaminan apa pun.

Ya, hidup tak selamanya jaya. Adakalanya berada pada posisi yang mengharuskan kita meminjam kepada sanak saudara, teman atau tetangga. Namun, dalam kondisi pandemi yang entah kapan berakhir ini, tentu akan berat hati mengucap kata pinjam kepada mereka.

Nah, berbekal pengalaman kakak ipar, saya sendiri yakin kalau hadirnya Fintech Lending seperti Kredit Pintar ini membantu menyediakandana untuk berbergai keperluan secara mudah baik di saat mendesak atau tidak. 

Saya sendiri pun akhirnya mendownload dan menginstall aplikasi Kredit Pintarini, dan sangat yakin #jadiBerani untuk mengajukan pinjaman uang online bila membutuhkan tambahan modal usaha atau keperluan lain di Kredit Pintar, kapan pun saya mau. 

Yuk download. Pasti berguna!

PT Kredit Pintar Indonesia

District 8 Treasury Tower lt 53 Sudirman Central Business District (SCBD) Lot 28 Jl. Jend Sudirman Kav 52-54 Senayan, Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12190

ojk
afpi