Skip to content
#AktivitasTanpaBatas

Website untuk Masjid: Sedekah Digital Seorang Pekerja Digital Kampung

Life’s persistent and most urgent question is, 'What are you doing for others? - Martin Luther King Jr.

tablet 01
screen 03
screen 02
screen 03

Langit memerah di ufuk barat dan saya masih berada di tengah jalan yang membelah sawah yang luas, tak jauh dari exit toll Brebes. Sayup-sayup terdengar suara azan di kejauhan sebagai pertanda sholat Mahgrib sudah tiba. Saya menarik tuas gas mempercepat laju motor agar tak ketinggalan sholat berjamaah di masjid. 

Sejak pindah ke Kota Telur Asin ini saya memang memanfatkan waktu sore hingga malam hari untuk mengunjungi masjid-masjid di wilayah Kaligangsa Wetan dan Kulon yang luas. Saya mencatat, setidak sudah 15 masjid yang saya kunjungi. Saya bahkan memiliki jadwal mengikuti kajian keagamaan di masjid-masjid tersebut secara bergantian.

Aktivitas baru saya ini bukan dalam rangka menggalang dukungan untuk calonan lurah. Bukan! Saya tidak tertarik memasuki dunia birokrasi apa pun. Masa-masa seperti itu sudah habis bagi saya sejak memutuskan resign dari dunia “nine to five” dan memilih menjadi pekerja digital meskipun hanya level kampung.

Bagi saya, bertemu dengan orang-orang di masjid dan berdiri di tengah-tengah shaf terdepan di antara mereka adalah kebahagian tersendiri. Kebahagiaan yang sulit diurai dengan kalimat atau kata-kata.

Selain itu, sebagai pekerja digital saya terpanggil memaknai manfaat internet bagi kemajuan masjid. Ya, saya ingin “menyedekahkan” sebagian waktu dan tenaga saya untuk mendorong digitalisasi masjid di lingkungan tempat tinggal saya dan sekitarnya dengan membuatkan website gratis.

Digitalisasi Harus Menyentuh Masjid

Saya pikir semua orang sepakat kalau jaman telah berubah. Banyak yang bilang, kuda sudah tidak lagi gigit besi tapi gigit roti. 

Apa yang terlihat adalah masyarakat sudah hidup dalam lingkungan yang semakin digital dan semakin internet sentris. Internet menjadi kebutuhan hidup yang tak terpisahkan.  

Mengutip hasil survey We Are Social sebagaimana dimuat databoks.katadata.co.id, dalam lima tahun terakhir ini tren pengguna internet di Indonesia terus meningkat. 73,7% dari populasi nasional atau 204,7 Juta sudah terkoneksi internet secara intens.

Melihat data ini, saya nggak kaget lagi kalau dalam kunjungan ke masjid-masjid saya melihat bagaimana orang-orang di kampung saya pun sudah sedemikian akrab dengan smartphone yang terkoneksi internet. Mereka mengakses media sosial, portal-portal berita, game online, streaming youtube, situs jual beli, dan lain sebagainya.

Jumlah Pengguna Internet di Indonesia (2018-2022*)

Sumber : We Are Social, 15 Februari 2022

Kedirian masjid tak lepas dari perubahan ini. Bagaimana pun juga masjid adalah entitas yang hidup di era teknologi yang kian masif. 

Meskipun kediriannya memiliki fungsi utama sebagai tempat zikir dan fikir, namun bukan berarti masjid harus tenggelam dalam keheningan lantunan doa dan zikir para jamaahnya serta riuh rendah suara anak-anak yang belajar mengeja huruf Hijaiyah atau membaca Juz Amma.

Menyatu dalam fungsi zikir dan fikir itu masjid juga memiliki dua fungsi lain yang tak kalah penting sebagai pusat dakwah dan kegiatan sosial. Kedua fungsi ini justru sangat dibutuhkan untuk menjaga umat dari kemungkinan munculnya dampak negatif teknologi serta tempat mendapatkan solusi bagi permasalahan umat yang semakin dinamis dan kompleks. 

Ini menjadi alasan kenapa masjid harus tampil mengemuka. Ia harus menerima digitalisasi sebagai hal positif serta mampu memanfaatkan teknologi untuk memaksimalkan fungsi-fungsi yang melekat padanya.

Dengan teknologi, takmir akan dipandu membuat inovasi-inovasi yang segar dan menarik bagi kemajuan masjid. Ini penting agar masjid tidak kehilangan jamaah, terutama jamaah muda yang hidupnya semakin menyatu dengan teknologi. 

Nah, memiliki website adalah cara termudah memanfaatkan teknologi bagi kemajuan masjid, seperti yang saya maksud. 

Seberapa Bermanfaat Website Bagi Masjid?

“Saya sudah rapatkan dengan pengurus, mas. Semua antusias. Namun masih belum paham manfaat website untuk masjid ke depannya. Besok Maghrib dijelaskan di masjid ya.” 

-Pinta Pak Bambang, Ketua Takmir Masjid At-Taqwa yang merupakan pensiunan perwira TNI ini.

Saya memahami kalau website masih menjadi hal asing. Itulah kenapa, sebagian besar takmir masjid yang saya kunjungi pasti bertanya seperti Pak Bambang. Meskipun demikian, saya merasa gembira bahwa semua masjid menyambut positif untuk Go Online.

Dalam berbagai kesempatan saya pun diminta menjelaskan kepada takmir masjid manfaat dan kegunaan website bagi masjid, yakni: 

Media dakwah

Selaras dengan perubahan gaya hidup dan kebiasaan masyarakat yang semakin akrab dengan internet. Kehadiran website masjid jelas sangat bermanfaat sebagai media berdakwah digital. Selain menjangkau masyarakat lebih luas, dakwah juga lebih hemat biaya dan paperless (tanpa harus mencetak pada kertas).

Publikasi, Informasi dan Dokumentasi

Masjid tidak berada dipinggir jalan raya? Tidak masalah! Dengan website, masjid pun bisa diketahui oleh banyak orang, bahkan dari seluruh dunia. Melalui website pula, segala informasi, publikasi dan dokumentasi bisa diketahui dengan mudah oleh para jamaah dan masyarakat luas dengan mudah seperti agenda kegiatan, jadwal sholat, struktur kepengurusan masjid, rekening donasi, dan sebagainya.

Transparansi Pengelolaan Keuangan Masjid

Tak hanya itu, website pun bermanfaat sebagai media transparansi pengelolaan keuangan masid, sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus masjid atas donasi dari jama’ah dan para donatur.

Proposal Kegiatan

Website memberi kesan profesional dan modern bagi masjid yang bermanfaat sebagai media untuk mengajukan proposal kegiatan kepada berbagai pihak (donatur).

Menggalang Partisipasi Jamaah muda

Salah satu permasalahan mendasar masjid adalah berkurangnya jamaah terutama anak-anak muda. Nah, website dapat dimanfaatkan untuk menggalang partisipasi anak-anak muda agar memakmurkan masjid dengan cara menunjuk mereka sebagai pengelola website dan hal-hal yang terkait dengannya.

Website al Muhajirin 01 new
Website al Muhajirin 02
Masjid Al Muhajirin event
Arrow-left2.webp
Arrow-left2.webp
Arrow-left2.webp
Arrow-left2.webp
hand-drawn-arrow_15.webp

Front Top (menu navigasi, slider, dan layanan masjid)  

Halaman Kontak (alamat, nomor telpon, message box) 

Front bottom (Link, develop and support)  

Tabed informasi (artikel, pengumuman, khotbah jum’at, laporan kotak infaq) Jadwal sholat dan Callout.

Slider informasi event dan kegiatan

Masjid Al Muhajirin footer
Kontak Masjid Al Muhajirin

Bermakna Sedekah, 100% Gratis!

Hingga saat ini, sudah 4 (empat) masjid yang minta dibuatkan website. Saya sendiri memiliki target 15 masjid untuk tiga bulan ke depan. Prioritasnya adalah masjid-masjid yang berada di lingkungan tempat tinggal saya, meskipun dengan melihat urgensi bisa saja menjangkau wilayah lain.

Selain itu website masjid ini 100% gratis mulai dari domain, hosting, maintenance hingga update data bila dibutuhkan. Bahkan, saya juga menyediakan waktu pendampingan bagi PIC yang ditunjuk masjid sebagai pengelola website baik secara online maupun offline.

Website gratis ini saya niati sebagai sedekah digital dari seorang pekerja digital kampung bagi kemakmuran masjid. Yah, hanya cara itu yang bisa saya lakukan saat ini.

Tak Sendirian!
Saya Didukungan IndiHome, Internetnya Indonesia!

Jujur saja, membuat website untuk masjid sedikit atau banyak sangat menguras energi. Namun, ada kebanggaan dan kepuasan tersendiri bagi saya ketika website sudah online. 

Di sisi lain, saya juga harus pandai-pandai membagi waktu agar tidak mengganggu kegiatan ekonomis lainnya dalam menjaga “kampung tengah’ keluarga.

Beruntung saya tidak sendirian. Selain dukungan keluarga, saya merasa mendapat dukungan yang besar dari IndiHome, Internetnya Indonesia.

IndiHome sendiri adalah salah satu portofolio bisnis Telkom Indonesia yang menyediakan layanan internet cepat hingga 300Mbps, telepon rumah dengan kualitas suara yang jernih dan harga lebih hemat, serta TV interaktif dengan beragam pilihan paket serta layanan tambahan (Add-on) yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Dengan teknologi fiber optik yang dimilikinya, IndiHome bukan hanya memberikan akses internet cepat, namun juga stabil, andal, dan canggih yang memungkinkan saya melakukan aktivitas tanpa batas sebagai seorang pekerja digital dalam segala kondisi dan keadaan.

Awalnya saya hanya berlangganan IndiHome Paket 2P Internet+ TV dengan kecepatan 20 Mbps. Namun lagi-lagi saya beruntung karena mendapat New Loyalty Inet dengan kecepatan hingga 30 Mbps sekaligus menaikan level keanggotaan dari reguler ke silver. 

Naiknya level keanggotaan ini, saya berhak mendapatkan berbagai keuntungan seperti prioritas penyelesaian gangguan dengan waktu maksimal 12 jam, antrian prioritas pelanggan silver di plasa Telkom, dan mendapatkan extra poin myIndiHome. 

Selain itu, saya juga mendapat keuntungan mendapatkan penawaran add-on khusus serta mendapatkan merchant khusus pelanggan HVC. 

Indihome
Keunggulan Indihome

Pilihan Paket IndiHome

Paket P0
Paket P1
Paket P2

Bukan hanya koneksi internet yang cepat, stabil, canggih dan handal, IndiHome juga  memberikan berbagai kemudahan dengan aplikasi myIndiHome.

Dengan aplikasi yang bisa didownload melalui Play Google dan Apple Store ini, saya semakin dimudahkan melakukan banyak hal mulai dari aktivasi OTT Video Streaming, berlangganan fitur tambahan, lapor gangguan, cek dan bayar tagihan, cek Poin myIndiHome, info pemakaian, dan lain sebagainya.

Bagi pelanggan baru, aplikasi myIndiHome juga memudahkan melakukan registrasi berlangganan IndiHome dari mana saja, di mana saja dan kapan saja. Bahkan, pelanggan baru bisa mengatur janji dengan teknisi hingga melihat status progres pemasangan secara transparan.

myIndihome 01

Makasih IndiHome!

Setiap orang berbeda dalam memaknai perubahan jaman dan mendapatkan manfaat dari internet. 

Faktanya, manfaat internet bukan hanya sekedar untuk browsing dan hiburan semata namun juga bermanfaat bagi dunia pendidikan, ekonomi, bisnis, kesehatan, dan lain sebagainya, termasuk pula menciptakan profesi-profesi baru seperti pekerja digital, profesi yang saya jalani saat ini.

Namun apa pun itu, saya patut mengucapkan terima kasih kepada IndiHome.

Selain telah membantu saya menjalani hari-hari dengan profesi yang saya pilih tersebut, kehadirannya telah mendukung saya melakukan aktivitas tanpa batas yang berguna bagi sesama, meskipun itu hal kecil hanya sebatas membuatkan website bagi masjid.    

Tapi percayalah kalau saya tidak berhenti pada pada satu titik saja. Kebermanfaatkan internet akan terus berlanjut karena saat ini saya pun sedang menyiapkan hal serupa bagi UMKM-UMKM di Brebes agar bisa Go Online.  

Yuk, pilih paket internet IndiHome sesuai keinginan dan kebutuhanmu!

#InternetnyaIndonesia #AktivitasTanpaBatas #IndiHomeBlogCompetition2022

Say Something!

Butuh sesuatu, ingin menawarkan kerja sama, mau kasih donasi, atau mau ngajak “ngangkring bareng”, jangan ragu untuk menghubungi saya.

Harga dan Fitur Hosting Murah RumahWeb

[table id=17 /]

Tips Menang Lomba Blog, 100% Menang!

  • 1
    Buat lomba blog sendiri
  • 2
    Sediakan hadiah sendiri
  • 3
    Ikuti sendiri
  • 4
    Jadi juri dan nilai sendiri
  • 5
    Menangkan tulisan sendiri
  • 6
    Sukses!
piala

Ups sorry saya bercanda! 

Saya hanya mau mengatakan bahwa menang lomba blog itu susah dirumuskan bahkan tidak ada rumusnya sama sekali. Itu menurut saya. Berbagai tips yang ada hanyalah guidance agar artikel kita lebih terstruktur, mendekati syarat dan ketentuan lomba begitu. Namun itu tidak memberikan jaminan menang dalam lomba blog. Faktanya, banyak artikel bagus (isi, layout, sesuai S & K) namun kalah. Sedangkan artikel yang sangat sederhana justru malah menang. 

Dari fakta ini saya berpendapat bahwa setiap peserta lomba memiliki peluang yang sama. Tidak perduli ia blogger top, blogger celebrity, blogger mastah, blogger senior, blogger pemula, dan apa pun sebutan atau predikatnya. Yang penting adalah menulis artikel dan segera mensubmitnya. Itu saja. 

Abaikan pandangan juri berpihak, tidak fair, penyelanggara lomba sudah mensetting pemenangnya, atau pemenang hanya dari kalangan terdekatnya saja. Ya abaikan saja pikiran tersebut meski pun tidak menutup kemungkinan hal itu terjadi. 

Satu lagi, percayalah bahwa setiap tulisan kita akan menemukan takdirnya sendiri. Selain itu menang atau kalah itu erat hubungannya dengan REJEKI, dan rejeki itu tak akan tertukar.

Wallahu a’lam bishawab.